Hasil survei CiGMark yang dilakukan pada 9-17 Juni 2022 dengan total responden sebanyak 1.200 orang memotret beberapa kombinasi dan skema pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.
Survei yang dilaksanakan dengan metodologi multistage random sampling dan margin of error sebesar 2,83% itu menunjukkan gambaran pemilih ketika dihadapkan dalam beberapa opsi.
Misalnya, jika pada pemilihan presiden (pilpres) nanti pasangan Anies Baswedan-Ridwan Kamil bertarung melawan pasangan Ganjar Pranowo-Sandiaga Salahuddin Uno, hasil survei CiGMark menunjukkan, pemilih lebih banyak mendukung pasangan pertama. Itu didapatkan dengan persentase pemilih mencapai 40,3%. Sementara Ganjar-Sandi hanya dipilih oleh 36,1% responden.
Saat dipasangkan dengan Prabowo Subianto, nama Ridwan Kamil terlihat mampu membantu mendulang suara. Itu terjadi ketika kombinasi pasangan calon presiden dan calon wakil presidennya adalah Prabowo Subianto-Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo-Erick Thohir. Dengan kombinasi itu, responden pemilih yang mendukung Prabowo Subianto-Ridwan Kamil sebanyak 44,3%, sementara Ganjar-Erick sebanyak 33,2%.
Kemudian, dengan kombinasi pasangan Prabowo Subianto-Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo-Anies Baswedan, pasangan pertama unggul 40,6% lawan 37,9%.
Sementara jika Prabowo Subianto-Ridwan Kamil melawan Anies Baswedan-Ganjar Pranowo, pasangan pertama unggul 39,4% lawan 36,7%. Bila pilihan yang tersedia nanti Ganjar Pranowo-Ridwan Kamil dan Prabowo Subianto-Anies Baswedan, Ganjar dan Kang Emil unggul 42,7% lawan 37%.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi
Ray Rangkuti Kecam Reshuffle Kelima Prabowo: Cuma Mutasi Figur Lama, Nggak Ada Perubahan Signifikan