Apalagi, Bahlil memprediksi duet tersebut bakal menang satu putaran di Pilpres 2024.
"Dasarnya kan dari survei dia (Bahlil). Kalau statement seseorang, kita bicara Bahlil itu sebagai apa? Standing position-nya sebagai apa Bahlil?" tutur Bambang.
Dia mempertanyakan pernyataan Bahlil bahas capres-cawapres dianggap kurang masuk akal.
"Pak Bahlil sekarang adalah menteri investasi, BKPM, betul ya? Lah, statement bahas capres-cawapres itu masuk akal nggak? Ya, itu mari kita coba dudukkan," ujarnya.
Bambang menyinggung sosok Bahlil belum pernah mengikuti kontestasi politik mulai dari Pileg, Pilkada dan Pilpres.
Dengan demikian, dia menilai omongan Bahlil dengan membahas capres-cawapres tidak pada tempatnya.
"Mohon izinlah. Pak Bahlil belum pernah ikut pemilihan untuk elektoral, apakah dia anggota dewan? Juga nggak. Pernah dia elektoral? Apakah dia calon pilkada juga belum pernah. Capres-cawapres juga belum pernah. Artinya dia belum pernah mengikuti proses elektoral yang diperintahkan oleh undang-undang," ujarnya.
Sebelumnya, Bahlil menilai pasangan Puan-Anies merupakan duet yang bagus dan berpotensi bisa menang satu putaran di Pilpres 2024.
Dia mengatakan demikian saat jadi salah satu narasumber di acara rilis survei nasional Indikator Politik Indonesia pada Senin, 11 Juli 2022.
"Wah, pasangan (Puan-Anies) bagus itu, bisa-bisa satu kali putaran itu pasangan. Menurut saya, ini (kalau jadi) bisa-bisa rekonsiliasi nasional antara cebong, kampret," kata Bahlil.
Artikel Terkait
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi
Ray Rangkuti Kecam Reshuffle Kelima Prabowo: Cuma Mutasi Figur Lama, Nggak Ada Perubahan Signifikan