POLHUKAM.ID - Sikap terang-terangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengakui cawe-cawe urusan Pemilihan presiden (Pilpres) dipandang pengamat politik Hendri Satrio sebagai bentuk rasa penasaran.
Rasa penasaran yang dimaksud Hensat, panggilan akrab Hendri Satrio, adalah karena Jokowi ingin tanding ulang dengan Bacapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan.
"Kalau menurut saya, dia ini penasaran saja mau rematch, tanding ulang lawan Anies Baswedan. Dia penasaran kok jagoan saya bisa kalah ya lawan Anies di Pilgub Jakarta," kata Hensat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (30/5).
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?