Selanjutnya, tokoh dengan elektabilitas 4 hingga 10 persen ada nama Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ridwan Kamil, dan Sandiaga Uno.
Sementara dalam simulasi "melawan Ganjar-Erick Thohir", Anies diprediksi menang jika dipasangkan dengan Sandiaga Uno dengan perolehan suara 49,5 persen.
"Anies juga akan menang jika dipasangkan dengan Ridwan Kamil dengan 49,1 persen," katanya.
Roki menambahkan pasangan Anies-Sandiaga bisa menang melawan pasangan Ganjar-Ridwan, karena suara pendukung Ridwan Kamil sendiri cukup signifikan menyokong Anies Baswedan.
Hal itu terlihat dari migrasi suara pemilih Ridwan Kamil jika Pilpres hanya mengerecut pada dua nama, yakni Anies Baswedan dan Prabowo Subianto, dengan perolehan suara masing-masing sebesar 46,4 persen, katanya.
"Jadi, meski yang paling populer adalah Prabowo, namun yang paling disukai adalah Ganjar dengan 90,7 persen, Sandiaga Uno dengan 84,7 persen, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan 83,2 persen, dan Anies dengan 81,2 persen," kata Roki.
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Gagal Total! Gema Nasional Ultimatum Copot Dirut KAI Bobby Rasyidin Setelah Tragedi Beruntun
Sri Bintang Pamungkas Bongkar Fakta: Para Jenderal TNI Sudah Tahu Soal Teddy Sejak Lama, Bukan Rahasia Lagi!
Kritik Amien Rais ke IKN: Tanah Gembur & Target “Mission Impossible” Prabowo yang Bikin Waswas
Ade Armando Resmi Mundur dari PSI demi Jaga Partai dari Polemik Jusuf Kalla