Selain itu, ia juga mengamati tipe kepemimpinan Ganjar hampir serupa Jokowi, karena dipilih rakyat hanya kerena populer.
"Ditambah, keduanya sama-sama tidak memahami karakteristik permasalahan Papua dan solusinya," tuturnya.
Maka dari itu, dosen ilmu pemerintahan Universitas Sutomo ini meyakini masyarakat juga meragukan Ganjar Pranowo dapat menyelesaikan permasalahan di Papua.
"Sebab Ganjar bagaimana pun dianggap diendorse oleh Jokowi dan dipersepsikan Ganjar akan melanjutkan kebijakan Jokowi," demikian Efriza menambahkan.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?