"Jawabannya 'lu mau tau aja', katanya begitu," tukas Muzani.
Muzani berharap pertemuan itu jadi pertanda baik bagi penyelenggaraan Pemilu 2024.
Pertemuan itu, sambung dia, dilakukan dalam konteks presiden dan menteri.
"Mudah-mudahan pertanda baik bagi penyelenggaraan Pemilu, tapi itu panggilan seorang presiden ke menteri pertahanan," kata Muzani.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Ade Armando Resmi Mundur dari PSI demi Jaga Partai dari Polemik Jusuf Kalla
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi