“Hal itu tampaknya yang mendorong PDIP gencar menggalang koalisi dengan partai-partai, di antaranya PPP yang bergabung mengusung Ganjar,” jelas Leonard. Sebelumnya PDIP bersikap adem ayem, mengingat PDIP di atas kertas tidak memerlukan koalisi untuk syarat pencapresan.
Sementara itu, untuk calon wakil presiden, para calon juag bersaing ketat, di antaranya: Ridwan Kamil (4,0 persen), Sandiaga Uno (3,8 persen), Erick Thohir (2,7 persen), dan Khofifah Indar Parawansa (2,1 persen).
“Sejauh ini baru Sandi yang paling agresif, khususnya setelah bergabung menjadi kader PPP dan diusulkan sebagai cawapres Ganjar,” terang Leonard. PAN yang menggulirkan nama Erick masih belum memutuskan apakah bakal mendukung Ganjar atau Prabowo.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?