POLHUKAM.ID -Pengamat politik dan akademisi Rocky Gerung mengkritik sikap Presiden Jokowi yang belakangan ini sering menekankan pentingnya tidak memilih pemimpin yang salah.
Menurut Rocky, apa yang disampaikan oleh Jokowi adalah sinyal yang secara khusus merujuk kepada Anies.
"Dari segi keinginan Presiden Jokowi melalui sinyal-sinyal yang dia terangkan hari ini atau dua tiga hari ini, tetap dia tidak menginginkan Anies,” ujar Rocky Gerung dalam video YouTube Rocky Gerung Official berjudul "SEBELUM BERANGKAT HAJI, ANIES SUDAH PUTUSKAN CAWAPRES. KPK MASIH BERANI JADIKAN TSK?" yang dikutip pada Sabtu (24/6/2023).
“Karena itu, dia selalu bilang 'jangan salah pilih' itu ya artinya 'jangan pilih Anies' sebetulnya yang dia maksud," " tambahnya.
Menurut Rocky, kabar yang menghebohkan dari Denny Indrayana yang menyebutkan bahwa Anies akan ditersangkakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada dasarnya bisa menjadi "senjata" yang dapat dimanfaatkan oleh Anies.
Rocky berpendapat bahwa Anies dapat menjadikan dakwaan tersebut sebagai panggung politik.
Artikel Terkait
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri