POLHUKAM.ID -Pengamat Politik, Jhon Sitorus menyoroti kritikan pedas akan manuver cawe-cawe presiden saat ini yang diberikan oleh Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Hal ini menjadi perhatian publik karena terjadi tak lama setelah salah satu tokoh bangsa itu memberikan sebuah sinyal yang menyebutkan ia bermimpi satu gerbong kereta bersama Megawati Soekarnoputri dan Joko Widodo (Jokowi). Namun tiba-tiba sekarang malah berakhir dengan kritikan untuk orang nomor satu dalam pemerintahan itu.
Jhon menilai hal ini terjadi karena kode-kodean lewat mimpi tak mendapatkan sambutan hangat dari Jokowi. Ini membuat berang diri dari SBY.
"Tak dianggap itu menyakitkan memang, apalagi di koalisi sendiri (Perlubahan) juga hanya dianggap sekadar ban serap," ucapnya dalam akun twitter pribadinya, dikutip Selasa (27/6/2023).
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?