POLHUKAM.ID -Pengamat Politik, Jhon Sitorus menyoroti kritikan pedas akan manuver cawe-cawe presiden saat ini yang diberikan oleh Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Hal ini menjadi perhatian publik karena terjadi tak lama setelah salah satu tokoh bangsa itu memberikan sebuah sinyal yang menyebutkan ia bermimpi satu gerbong kereta bersama Megawati Soekarnoputri dan Joko Widodo (Jokowi). Namun tiba-tiba sekarang malah berakhir dengan kritikan untuk orang nomor satu dalam pemerintahan itu.
Jhon menilai hal ini terjadi karena kode-kodean lewat mimpi tak mendapatkan sambutan hangat dari Jokowi. Ini membuat berang diri dari SBY.
"Tak dianggap itu menyakitkan memang, apalagi di koalisi sendiri (Perlubahan) juga hanya dianggap sekadar ban serap," ucapnya dalam akun twitter pribadinya, dikutip Selasa (27/6/2023).
Artikel Terkait
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri
Jokowi vs Janjinya: Benarkah Bakal Pulang Kampung atau Malah Mati-Matian untuk PSI?