POLHUKAM.ID -Gaya berpolitik Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (Capres) koalisi PDI Perjuangan dinilai tak berkualitas, karena safari politik di luar wilayahnya sebagai Gubernur Jateng, terlebih di luar masa kampanye.
Pengamat politik Igor Dirgantara mengamati, kunjungan Ganjar ke wilayah DKI Jakarta, beberapa waktu lalu, menunjukkan dia punya masalah dalam hal popularitas dan elektabilitas.
“Itu menunjukkan elektabilitas Ganjar hanya terdongkrak dari pemberitaan media dan aktivitas di Medsos (media sosial), bukan kinerjanya sebagai Gubernur Jateng,” jelas Igor kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (30/6).
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?