POLHUKAM.ID -Kecenderungan dukungan Presiden Joko Widodo kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, ketimbang Ganjar Pranowo, dinilai wajar. Jokowi seperti sedang tidak nyaman dengan PDIP.
Begitu kata pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, menanggapi pemberitaan media Singapura, The Straits Times, yang menyebut Presiden Jokowi cenderung mendukung Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, pada Pilpres 2024.
Jokowi condong ke Prabowo ya bisa saja. Bisa jadi karena memang Jokowi juga tidak terlalu nyaman dengan PDIP,” kata Ujang, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (1/7).
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?