Refly tidak ingin mengklaim bahwa Anies orang yang baik dan benar karena klaim tersebut dikhawatirkan bersifat absolut sementara tidak ada satu pun manusia yang sempurna.
“Karena kalau dia baik dan benar itu saya takutnya absolut. Karena tidak ada manusia yang absolut baik dan benarnya,” ujarnya.
Namun, dibandingkan bakal calon presiden lainnya yang telah terungkap, Refly menilai sosok Anies lah yang lebih baik dan benar.
Bakal calon presiden lain yang dimaksud yaitu bakal calon presiden dari PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo dan dari Partai Gerindra yaitu Prabowo Subianto.
“Maka saya memilih Anies Baswedan dengan alasan karena Anies rasanya lebih baik, lebih jujur, lebih takwa, lebih amanah, lebih shiddiq, lebih fatonah, lebih tablig,” ujar Refly.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?