POLHUKAM.ID -Relawan pendukung Jokowi, Projo disarankan untuk berganti nama. Hal ini menyusul kabar yang menyebutkan relawan pimpinan Budi Arie Setiadi mengalihkan dukungan kepada Prabowo Subianto.
Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (Laksamana), Samuel F Silaen mengatakan, Projo sudah tidak layak menggunakan embel-embel nama Presiden Joko Widood jika dukungan tersebut benar-benar diberikan kepada bacapres Prabowo.
"Kalau mau pindah dukungan, secara etika nama yang ada embel-embel Jokowi tersebut juga berubah atau ganti jadi nama salah satu capres yang didukung," tutur Silaen kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (10/7).
Silaen mengamini, keberadaan relawan telah bermetamorfosis menjadi mesin politik yang memiliki daya pikat tersendiri bagi suksesi kontestasi politik caleg, calon gubernur, hingga calon presiden.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?