POLHUKAM.ID - Pegiat media sosial Lukman Siamndjuntak menilai Menkopolhukam Mahfud MD lebih layak menjadi calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan dibanding putri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid.
Pasalnya Yenny Wahid mempunyai sejumlah kekurangan untuk menjadi cawapres Anies Baswedan, yaitu gagal mengambil alih PKB dan membesarkan partai bentukannya, Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB).
Selain itu, Yenny Wahid terlihat anti Partai Keadilan Sejahtera (PKS), karena ia pernah hanya mengizinkan kader dari PKBIB pindah ke luar parpol selain PKB dan PKS, dan kemudian rekam jejaknya mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Yenny kurang menjual sebagai cawapres Anies, yang bersangkutan gagal ambil alih PKB dari Cak Imin, gagal besarkan PKBIB, anti PKS & rekam jejak dukung Ahok-Jokowi," ungkap Lukman.
Sehingga menurutnya yang lebih cocok mendampingi Anies untuk mengambil suara Nahdatul Ulama (NU) yaitu Mahfud MD atau Wakil Sekretaris BPET MUI Gus Najih.
Artikel Terkait
Ade Armando Resmi Mundur dari PSI demi Jaga Partai dari Polemik Jusuf Kalla
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi