Ketua Umum Partai Gerindra itu memandang, program hilirisasi yang saat ini dijalankan Presiden Jokowi mampu membuat pendapatan Indonesia menjadi lebih besar. Sebab, negara tidak lagi menjual barang mentah.
Menurut Ujang yang menjabat Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini, persoalan hilirisasi memang harus dilanjutkan, di samping proyek IKN.
"Tapi apa yang disampaikan Prabowo ini bagian dari ikhtiarnya mengambil basis dukungan suara Jokowi agar tidak lari ke pihak lain," tandas Ujang.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?