"Agar antar partai yang berkoalisi bisa menyatukan visi dan misinya," kata Jamiluddin.
Hal itu kata Jamiluddin diperlukan agar dalam melakukan kerja-kerja politik berdasarkan visi dan misi yang diusung partai koalisi.
Dia menyarankan agar koalisi partai sebaiknya yang berasal dari nasionalis dan religius.
"Hal itu diperlukan karena realitas politik di tanah air memang cerminan nasionalis dan religius," jelasnya.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri
Jokowi vs Janjinya: Benarkah Bakal Pulang Kampung atau Malah Mati-Matian untuk PSI?