Menurutnya, sosok seperti Budiman punya basis massa tersendiri yang bisa diarahkan mendukung Prabowo yang kini menjabat Menteri Pertahanan.
"Budiman memengaruhi kaum intelektual misalnya,” sambung Efriza.
Di samping dua elite PDIP tersebut, Efriza mengamati Presiden Joko Widodo juga mulai menunjukkan dukungan ke Prabowo.
Dia memandang, apabila basis massa Jokowi dan Effendi serta Budiman konsisten mendukung Prabowo di Pilpres 2024, maka besar kemungkinan Ganjar akan tersingkir dari kontestasi.
“Ketiganya memengaruhi kaum nasionalis, dan Jokowi juga punya pemilih yang loyal, dengan pengaruh mereka yang tinggi,” tuturnya.
“Diyakini elektabilitas Prabowo akan makin menguat, sedangkan Ganjar akan kembali menurun. Ini dilatari juga oleh pernyataan elite-elite PDIP itu,” tutup Efriza.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?