POLHUKAM.ID -Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menduga rasa kecewa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terhadap PDI Perjuangan menjadi pemicu keterbukaan kepada Partai Gerindra dan Prabowo Subianto.
"PSI berkomunikasi dengan Gerindra ini kan rasa-rasanya bentuk kemarahan, bentuk kekecewaan PSI," kata Adi dalam pernyataannya, dikutip Liberte Suara, Senin (7/8/2023).
Adi meyakini, PSI yang telahmenyatakan dukungan politik terhadap Ganjar Pranowo seperti tidak dianggap oleh PDIP. Padahal, basis konsitituen PSI lebih condong kepada Ganjar, bukan Prabowo.
"Dukungan politiknya sepertinya tidak terlampau dianggap oleh PDIP saat mendukung Ganjar Pranowo," ungkapnya, menambahkan.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?