Bahkan, mantan dosen di Universitas Indonesia itu mengizinkan PDIP melakukan boikot pemilu atas tindakan yang diduga dilakukan oleh Presiden Jokowi.
"Jadi bikin ancaman yang lebih tinggi lagi itu, 'kami akan memboikot pemilu'," ucap Rocky.
Namun demikian, pegiat media sosial itu juga menyerahkan kembali hal tersebut kepada PDIP meskipun Rocky tetap menginginkan 'ketegaan' yang dilakukan PDIP kepada Jokowi.
"Jadi semua tergantung pada sikap PDIP, mau frontal 'berkelahi' secara politis atau berbeda secara paradigma dengan Presiden Jokowi," pungkasnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?