“Artinya PDIP terbuka menjalin komunikasi dengan berbagai pihak,” sebut Hendrawan, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Menurut dia, komunikasi harus dibangun demi kepentingan yang lebih besar, kepentingan bangsa dan negara. Dia pun mengapresiasi pertemuan Puan dan Luhut.
“Politik gotong royong, gotong royong politik!,” katanya.
Sementara, Direktur Eksekutif Trias Politik Strategis, Agung Baskoro mengatakan, Luhut merupakan sosok pejabat yang paling berpengaruh di era kepemimpinan Jokowi. Di tangan Luhut, semuanya serba bisa.
“Secara personal, Luhut itu sosok yang dipercaya Presiden Jokowi,” imbuh Agung, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Luhut, lanjut Agung, bisa berkomunikasi dengan internal Golkar karena termasuk salah satu politisi senior di Beringin.
“Dengan dibuka saluran komunikasi ke Luhut, harapannya Puan bisa merajut kepentingan PDIP dengan baik kepada Golkar sekaligus Jokowi,” papar Agung.
Menurut dia, langkah Puan ini juga memperlihatkan dia semakin dewasa dalam bepolitik. “Puan sedang membuka kebuntuan komunikasi di PDIP,” tukasnya.
Sumber: rmid
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?