Dia menjelaskan bahwa penggabungan dua nama ini, di mata publik, menciptakan persepsi kuat sebagai dwitunggal. Pamornya mirip dengan fenomena duet Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla (SBY-JK) di tahun 2004.
"Anies ya AHY, menjadi mantra yang selalu terucap ketika masyarakat membayangkan pasangan ideal untuk capres Anies Baswedan," terang dosen politik Umsida itu.
Survei ini digelar pada akhir Juni 2023 dan melibatkan 1.400 responden dari seluruh penjuru negeri, dengan metode stratified random sampling.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri
Jokowi vs Janjinya: Benarkah Bakal Pulang Kampung atau Malah Mati-Matian untuk PSI?