POLHUKAM.ID -Keputusan Anies Baswedan menggandeng Ketum PKB Muhaimin Iskandar sebagai cawapres dipandang jadi jalan tengah untuk menggaet suara warga NU. Tapi data nyatanya berkata lain, hal itu setidaknya seperti diungkap oleh konsultan politik Denny JA.
Dalam video yang diunggah Muhammad Guntur Romli, Denny JA menyebut bahwa suara NU tidak terkonsentrasi seperti yang dibayangkan. Menurutnya suara NU itu cair dan tersebar ke semua parpol tidak hanya di PKB.
Yang cukup mengejutkan bahwa PKB merupakan parpol urutan ketiga yang disokong suara warga NU. Sementara yang pertama adalah PDI Perjuangan.
"Seberapa banyakkah pemilih NU yang bisa dibawa Muhaimin Iskandar mendukung Anies Baswedan dalam pasangan capres cawapres. Data menunjukkan ternyata pemilih NU sebenarnya menyebar ke banyak sekali partai. Dan bahkan PKB bukanlah partai yang paling favorit di kalangan NU," terangnya.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?