POLHUKAM.ID -Keputusan Anies Baswedan menggandeng Ketum PKB Muhaimin Iskandar sebagai cawapres dipandang jadi jalan tengah untuk menggaet suara warga NU. Tapi data nyatanya berkata lain, hal itu setidaknya seperti diungkap oleh konsultan politik Denny JA.
Dalam video yang diunggah Muhammad Guntur Romli, Denny JA menyebut bahwa suara NU tidak terkonsentrasi seperti yang dibayangkan. Menurutnya suara NU itu cair dan tersebar ke semua parpol tidak hanya di PKB.
Yang cukup mengejutkan bahwa PKB merupakan parpol urutan ketiga yang disokong suara warga NU. Sementara yang pertama adalah PDI Perjuangan.
"Seberapa banyakkah pemilih NU yang bisa dibawa Muhaimin Iskandar mendukung Anies Baswedan dalam pasangan capres cawapres. Data menunjukkan ternyata pemilih NU sebenarnya menyebar ke banyak sekali partai. Dan bahkan PKB bukanlah partai yang paling favorit di kalangan NU," terangnya.
Artikel Terkait
Kritik Amien Rais ke IKN: Tanah Gembur & Target “Mission Impossible” Prabowo yang Bikin Waswas
Ade Armando Resmi Mundur dari PSI demi Jaga Partai dari Polemik Jusuf Kalla
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut