POLHUKAM.ID - Elektabilitas bakal calon presiden (bacapres) dari PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo mendapat sorotan. Bekas Gubernur Jawa Tengah itu dinilai belum dikenal masyarakat Indonesia, terutama di luar Pulau Jawa.
Aktivis senior yang juga jebolan statistik Universitas Padjajaran (Unpad), Setya Dharma Pelawi menilai jika ada survei yang hasilnya memenangkan Ganjar Pranowo, maka dipastikan kredibilitas lembaga survei tersebut dipertanyakan.
"Kalau ada survei yang menyatakan suara Ganjar Pranowo itu menang, saya memastikan itu adalah survei abal-abal," ucap Setya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (9/9).
Menurut dia, hasil survei tersebut tak ubahnya sebagai alat kampanye dari pihak tertentu dengan memainkan sampling.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?