Ia menyebut jika pengangkatan Kaesang menjadi ketua umum PSI bertentangan dengan idealisme yang dimiliki masyarakat di masa sekarang.
"Di era reformasi kemarin kita itu kan tema sentralnya motivasi, semangat, nilai yang digelorakan adalah memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN),"
"Nah Kaesang itu tentu saja bagian yang tidak terpisahkan dengan keluarga presiden yang menjadi sentral pemimpin negara, pemimpin bangsa, dia salah satu anak tercintanya,"
"Kita sebetulnya punya visi, punya pandangan, punya idealisme, siapapun yang berkuasa itu jangan dulu lah, anak-anaknya itu masuk di lingkaran bisnis inti, anak-anaknya masuk di kekuasaan inti, itu bertentangan dengan idealisme kita," pungkasnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?