POLHUKAM.ID -Sebelum menjadi Menko Polhukam, Mahfud MD sempat hampir menjadi cawapres untuk Presiden Joko Widodo tahun 2019 silam.
Bahkan saat itu Mahfud disebut-sebut sudah memakai baju putih untuk mendampingi Jokowi sebagai cawapres, tetapi akhirnya batal dan digantikan oleh Ma'ruf Amin.
Hingga kini perkara alasan batalnya Mahfud menjadi cawapres Jokowi terus diperbincangkan. Namun belakangan cerita dari Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP Muhammad Romahurmuziy menjadi sorotan.
Seperti dilihat di video Shorts unggahan kanal YouTube @TotalPolitik, Romy mengungkap cerita di balik layar para elite partai koalisi Jokowi tahun 2019 terkait wacana Mahfud dijadikan cawapres.
Menurut Romy, saat itu Jokowi bertanya kepada para ketua umum parpol koalisinya. Termasuk di antaranya ada Partai NasDem, Partai Golkar, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
"Saya tanya kepada ketua umum partai politik, kepada bapak-bapak ketua umum begitu," ujar Romy menirukan pernyataan Jokowi saat itu, dikutip pada Rabu (27/9/2023).
Artikel Terkait
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri
Jokowi vs Janjinya: Benarkah Bakal Pulang Kampung atau Malah Mati-Matian untuk PSI?