"Pak Surya (Surya Paloh), bagaimana pendapat Pak Surya kalau saya mengambil Mahfud MD sebagai wakil presiden saya?" sambung Romy soal pertanyaan Jokowi kala itu.
Menurut Romy, Paloh saat itu langsung menjawab dengan tegas seperti berikut, "Mahfud MD adalah ketua tim sukses Prabowo tahun 2014, 4 tahun ini nggak ada keringatnya untuk kita, alasan apa kita mencalonkan dia sebagai wapres?"
Lalu Jokowi beralih bertanya kepada Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, yang ternyata juga menolak bahkan mengancam akan menarik mundur dukungannya.
"Mahfud MD adalah orang yang mengusulkan pembubaran Golkar tahun 98. Saya mendapat pesan dari para senior, kalau Bapak tetap mencalonkan Mahfud MD, Golkar akan menarik diri dari pencalonan Bapak," ungkap Romy menirukan ucapan Airlangga.
Muhaimin Iskandar menjadi ketum berikutnya yang ditanya oleh Jokowi dan lagi-lagi penolakan lah yang didapatkan.
"Sikap PKB sikap PBNU, Pak, sampai hari ini Mahfud tidak dianggap sebagai orang NU," tegas Cak Imin kala itu.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?