"Ini yang berbahaya karena partai itu menjadi ekslusif dan hanya dimengerti, ini hanya agen Jokowi, ini hanya agen oligarki," sambungnya.
Selain itu Rocky juga mengkritik PSI yang tidak melek dengan isu milenial.
Seperti reproduksi, gender equality, apalagi isu soal kepemimpinan intelektual, jarang dibicarakan oleh pemimpin PSI.
"Di Indonesia itu saya bertemu dengan banyak milenial, (mereka bilang) PSI itu buta huruf terhadap isu milenial justru," tuturnya.
"Isu-isu tentang kesehatan reproduksi itu jarang betul dibicarakan itu, isu tentang gender equality, apalagi isu tentang kepemimpinan intelektual, kan disitu tak terlihat itu," lanjutnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?