POLHUKAM.ID - Menteri Pertahanan RI sekaligus bakal calon presiden koalisi Indonesia maju, Prabowo Subianto menyindir elite politik yang suka menilai bangsa sendiri lemah dibandingkan warga negara asing (WNA).
Sindiran tersebut disampaikan oleh Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Seminar Nasional Kebangsaan Bersama 1000 Guru Besar, Rektor dan Cendekiawan se-Indonesia, di Hotel Bidakara Jakarta pada Sabtu (30/9/2023).
Awalnya, Prabowo berbicara mengenai Indonesia harus menjadi negara yang swasembada pangan, energi hingga air. Bagi Prabowo, Indonesia tidak boleh terus menurus tergantung dengan bangsa lain.
Lalu, Prabowo pun menyoroti berbagai pihak yang suka mengkritik program pemerintah yang ingin adanya kedaulatan pangan. Mereka justru lebih memilih ketergantungan dengan asing lantaran harga lebih murah.
"Ada juga kritik untuk apa kita pelihara ternak sapi. Lebih baik impor dari Australia. Ini pemikiran yang sesat. Ini pemikiran keliru dan harus ada yang berani mengatakan keliru," kata Prabowo.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?