POLHUKAM.ID -Sepak terjang media mainstream nasional saat ini menjadi sorotan publik. Pasalnya, media-media tersebut dianggap tidak bisa menjadi corong kritis terhadap segala kebijakan pemerintah yang menyengsarakan rakyat.
Aktivis sekaligus ekonom senior, Rizal Ramli mengkritik keras para media mainstream beserta wartawannya lantaran justru menjadi corong propaganda pemerintah.
Hal tersebut terjadi akibat adanya iming-iming iklan yang besar, baik dari BUMN maupun pemerintah.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?