“Kebanyakan media mainstream hari ini cemen. Diiming-imingi iklan BUMN dan pemerintah akhirnya menjadi corong propaganda pemerintah!” ujar RR akrab disapa dalam akun media X pribadinya, @RamliRizal, Jumat (6/10).
Menteri ekonomi era Presiden Keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini membandingkan kondisi saat ini dengan masa Orde Baru. Menurut dia, masa Orba jauh lebih mencekam ketimbang saat ini.
Apresiasi pun disematkan RR kepada para wartawan senior yang tetap berani mengkritisi pemerintah di tengah kondisi yang tidak memungkinkan.
“Zaman Orba, ancamannya SIUP dicabut, perusahaan pers ditutup. Tapi wartawan2 senior Indonesia: Gunawan Muhamad, Karni Ilyas, Tides Katopo, Surya Paloh, Ilham Bintang bergerilya tetap selipkan tulisan2 kritis! Kenapa jadi cemen ya ?” tandasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?