POLHUKAM.ID - Relawan Pro Jokowi (Projo) yang mendukung Prabowo Subianto sebagai calon Presiden (Capres) 2024 menjadi pertanda bahwa akan terjadi perang terbuka antara Presiden Joko Widodo dengan Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Hal ini disampaikan oleh Pengamat Politik kondang tanah air, Rocky Gerung.
Rocky Gerung mengatakan bahwa hal itu dapat dilihat dari sikap Projo yang menyebut arah dukungannya berbasis dari sikap Jokowi. Maka itu, Rocky Gerung menyarankan Megawati segera memecat Jokowi dan Gibran dari PDIP.
"Intinya tuh saya anggap ini perang terbuka dan kira-kira batas kesabaran Megawati akan diuji hari-hari ini," kata Rocky Gerung seperti dikutip dari VIVA dalam akun YouTube Rocky Gerung Official, Senin, 16 Oktober 2023.
Rocky Gerung juga menyebut Jokowi dan Megawati sudah tak mungkin berdamai. Oleh sebab itu, kemungkinan Megawati juga bakal mengusik Jokowi ke depannya.
"Bahwa memang Jokowi dan Mega itu tak mungkin lagi untuk didamaikan. Dan Megawati menganggap oke, kalau itu yang anda mau, kami juga rela ngerjain Jokowi, kira-kira begitu kan," kata Rocky.
Untuk masalah Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka yang diusulkan untuk menjadi cawapres Prabowo, Rocky menilai Megawati perlu mempersiapkan pemecatan terhadap Gibran.
"Tapi saya kira dalam pikiran publik, sebaiknya ini yang terjadi tuh, harusnya Mega langsung pecat Gibran, pecat Jokowi. Kan itu yang ditunggu publik kan," katanya.
Sebelumnya Budi Arie Setiadi dan pihaknya resmi mendukung Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden (bacapres) untuk maju di Pilpres 2024. Deklarasi Projo disampaikan di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu 14 Oktober 2023.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?
Masa Depan Suram PSI? Analis Beberkan Risiko Fatal Andalkan Jokowi dan Kaesang