Setelah itu, Mahfud langsung masuk dalam inti pidatonya. Ia menyebut Indonesia adalah negara demokrasi. Menurutnya, hanya sedikit negara yang tidak menerapkan demokrasi.
"Demokrasi jadi sistem bernegara yang dianut hampir seluruh negara modern di dunia. Jumlah negara yang tidak menerapkan demokrasi hanya dapat dihitung jari," ucap dia.
"Penyebaran demokrasi tidak terjadi begitu saja tapi seiring perkembangan kehidupan umat manusia dan organisasi negara," tambah dia.
Lebih jauh, eks Ketua MK ini mengatakan dalam dinamika sejarah, demokrasi terbukti dan dipandang menjadi sistem yang paling mungkin berjalan dan bekerja dengan baik. Negara sebagai organisasi kekuasaan bertujuan melindungi menghormati dan memajukan HAM.
"Serta dapat mencapai tujuan kemajuan dan kesejahteraan sesuai aspirasi warga serta mampu membatasi kekuasaan untuk meminimaliasi penyalahgunaan kekuasaan atau abuse of power," tutur dia.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Hanya Dua Presiden Ini yang Disebut Punya Ideologi Kuat: Soekarno dan Prabowo, Ini Kata Analis!
Buni Yani Sindir KPK: Fokus Tangkap Bupati, Keluarga Jokowi Kebal Hukum?
Jokowi Siap Blusukan 7.000 Kecamatan Demi PSI: Haus Kekuasaan atau Strategi 2029?
Din Syamsuddin Bongkar Skenario Board of Peace Trump: Indonesia Terjebak atau Diplomasi Cerdik?