POLHUKAM.ID - Terdapat dugaan hubungan antara skandal transaksi janggal Rp349 triliun di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan Menko Polhukam Mahfud MD yang tiba-tiba dpilih PDIP menjadi cawapres Ganjar Pranowo.
Kritikus Faizal Assegaf merasa tidak aneh jika publik menduga ada deal politik yang membuat Mahfud MD menjadi cawapres Ganjar Pranowo setelah dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) senilai Rp349 triliun di Kemeneku yang diusutnya meredup.
"Kini, setelah berbulan-bulan jualan isu panas skandal 349 T, tiba-tiba namanya digiring PDIP untuk jadi Cawapres Ganjar. Wajar, rakyat menduga kasus korupsi besar berujung deal politik," ucap Faizal dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Rabu (18/10).
Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengumumkan secara langsung bahwa Menkopolhukam Mahfud MD akan mendampingi Ganjar Pranowo pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang