POLHUKAM.ID - Politikus PDI Perjuangan, Adian Napitupulu menyinggung soal sejarah partainya memperjuangkan kemenangan hingga mengawal Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal ini diungkapkan Adian menanggapi isu ke mana arah politik Presiden Jokowi dalam Pilpres 2024 mendatang.
Adian mengatakan, secara konstitusional Presiden sebagai Kepala Negara maupun Kepala Pemerintahan harus bersikap netral dan tidak berpihak dengan mengumumkan di depan umum.
"Lalu bagaimana dengan sikap Jokowi sebagai kader partai? Untuk menjawab ini ada banyak argumentasi yang bisa disampaikan kenapa seorang kader partai wajib menjalankan keputusan partai dan itu berlaku di semua partai tidak hanya PDI Perjuangan," kata Adian, Minggu (22/10/2023).
Adian mengaku memiliki pandangan secara pribadi untuk menanggapi hal tersebut. Dalam pandangannya, dia akan menggunakan referensi sejarah untuk menjawab hal tersebut.
Pertama, kata dia, dalam perjalanan hidup Jokowi, tercatat bahwa PDI Perjuangan adalah partai pengusung yang bersama rakyat telah membawa Jokowi dan keluarga mendapatkan 7 kali kemenangan tanpa putus. Mulai dari 2 kali menjadi Wali Kota, 1 kali menjadi Gubernur DKI, dan 2 kali menjadi Presiden RI.
Di luar itu, PDIP sebagai partai pengusung juga berjuang membawa baik Gibran Rakabuming Raka maupun Bobby Nasution menjadi wali kota Solo dan Wali kota Medan.
"Sempurna!! 7 kemenangan untuk Jokowi dan keluarganya di persembahkan oleh PDI Perjuangan dengan seluruh kader kadernya," ujarnya.
Kedua, lanjut Adian, untuk 7 kemenangan itu tidak sedetikpun PDI Perjuangan meninggalkan Jokowi. Seluruh kader PDIP hingga tingkat anak ranting bergotong royong sebisanya, mencetak atribut, berkeliling dari pintu ke pintu meyakinkan pemilih orang demi orang.
Artikel Terkait
Kritik Amien Rais ke IKN: Tanah Gembur & Target “Mission Impossible” Prabowo yang Bikin Waswas
Ade Armando Resmi Mundur dari PSI demi Jaga Partai dari Polemik Jusuf Kalla
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut