Dengan penjelasan itu, kata Adhie, koalisi dengan komplotan sudah punya perbedaan mendasar, yakni pada tujuan.
"Tujuan komplotan so pasti utk ciptakan kejahatan. Itu beda koalisi dan konspirasi today," katanya.
Adhie menambahkan, dengan perbedaan itu dan dinamika politik jelang Pilpres 2024, bisa disimpulkan tidak semua kumpulan partai politik layak disebut koalisi.
"Maka tidak semua kumpulan kekuatan yang ngusung kandidat dalam pemilu, layak disebut koalisi," tandasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi
Ray Rangkuti Kecam Reshuffle Kelima Prabowo: Cuma Mutasi Figur Lama, Nggak Ada Perubahan Signifikan