“Selamat sore saudara-saudara sekalian. Anak-anakku, tapi saya inginnya menyebut adik-adikku, supaya saya nggak terkesan terlalu tua,” kata Prabowo dalam awal sambutannya.
“Karena di sini sekarang agak aneh. Ada yang bilang terlalu muda nggak boleh, terlalu tua nggak boleh. Enak aja, kalau lu boleh?” sambungya yang langsung disambut tepuk tangan.
Pernyataan Prabowo tersebut merujuk kepada gugatan MK sebelumnya, tentang batas minimal usia Capres-Cawapres 40 tahun dan batas minimal usia Capres-Cawapres 70 tahun.
Menurutnya, dengan adanya dukungan dari anak muda, ia bisa merasakan optimisme dan energi, karena anak muda adalah harapan bangsa.
“Terima kasih saya diberi dukungan seperti itu dengan Mas Gibran, dan terutama saya begitu masuk saya bisa merasakan semangat anak-anak muda,” kata Prabowo.
“Saya bisa merasakan energi, saya bisa merasakan optimisme, saya bisa merasakan kegembiraan, dan itulah yang kita harapkan karena kalian anak-anak muda adalah harapan kita semua,” lanjutnya.
Menurutnya, kriteria menjadi pemimpin bukanlah usia, melainkan keinginan dan niat baik untuk membangun negeri.
“Jadi saya kira bukan usia yang jadi kriteria, tetapi hasrat, niat. Ada anak muda niatnya hanya foya-foya, ada orang tua juga hidupnya hedon,” pungkasnya.
Sumber: jawapos
Artikel Terkait
Ade Armando Resmi Mundur dari PSI demi Jaga Partai dari Polemik Jusuf Kalla
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi