POLHUKAM.ID -Para lurah diinstruksikan tidak terlibat politik praktis pada pemilihan umum (Pemilu) 2024. Lurah diminta tidak memihak dan ikut serta dalam aktivitas kampanye.
Demikian disampaikan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, saat "Sapa Aruh" menjelang Pemilu 2024, di Monumen Jogja Kembali, Sleman, DIY, Sabtu (28/10).
"Pak Lurah melu kampanye? Ora usah (Pak Lurah nggak usah ikut kampanye)!" kata Sultan.
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?