"Sistemnya lebih disederhanakan atau menggunakan e-voting di daerah yang infrastrukturnya sudah baik," jelasnya.
Zaki menjelaskan bahwa ada 34 negara yang sudah menggunakan e-voting.
"Masa Indonesia tidak mampu?," kata Zaki.
Zaki menambahkan, jika semuanya serba mahal, akan menjadi beban bagi negara dan rakyat. (*)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?