Menurutnya, strategi politik itu agar lebih balance antara elite PDIP dengan kaitannya sikap terhadap Istana dan Jokowi. "Yang kedua, ini bisa jadi move pribadi mba Puan," tuturnya. Bahkan, menurutnya ada yang memainkan strategi menginjak pedal gas dan injak pedal rem.
Kemudian dia menganalisa untuk strategi injak pedal rem dalam rangka memitigasi atau menetralisir hubungan yang memanas dalam beberapa pekan terakhir. "Kalau yang kedua ini manuver pribadi.
Tapi lebih ke Mba Puan sendiri yang coba untuk mengambil inisiatif dalam rangka menurunkan tensi," beber Burhanuddin.
Selanjutnya, Luhut dan Puan pun buka suara soal pertemuan itu. Puan melalui akun Instagramnya, menuturkan bertemu Luhut dengan tulisan ngeri-ngeri sedap.
Puan memanggil Ketua Dewan Penasihat Golkar itu dengan sapaan opung.
"Opung… yang penting sehat dulu, ya… Senang deh bisa ketemu Opung @luhut.pandjaitan yang tetap semangat diskusi soal Indonesia, apalagi jelang Pemilu ini… Ngeri-ngeri sedap ya, Pung," tulis Puan dikutip pada Sabtu, (2/12/2023).
Sementara, Luhut menyampaikan pertemuan dengan Puan itu membahas sejumlah isu nasional. Beberapa persoalan isu itu mulai dari kondisi perekonomian, situasi geopolitik global, hingga Pemilu 2024.
Luhut mengaku senang bisa menerima kunjungan Puan di tengah proses pemulihannya. "Kami membahas berbagai macam topik kebangsaan.
Dan, kami sepakat bahwa kepentingan rakyat kecil haruslah selalu menjadi yang utama, dan itu semua hanya bisa tercapai lewat persatuan seluruh anak bangsa,” kata Luhut dalam keterangannya Selasa, (28/11/2023
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?