POLHUKAM.ID - Juru bicara Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), Andi Sinulingga, mengingatkan Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah yang kini jadi bagian dari Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran, supaya tidak perlu repot-repot mengurus partai dan koalisi lain.
Fahri melalui cuitannya di sosial media X menuliskan kalau partai-partai Koalisi Perubahan terutama Nasdem dan PKB akan menarik menteri-menterinya dari Kabinet Indonesia Maju. “Ngapain dia (Fahri Hamzah) ngurusin partai orang? kata Andi, melalui pesan WhatsApp, Kamis (14/12/2023).
Andi menyebut posisi atau jabatan menteri yang diemban seseorang merupakan hak prerogatif dari Presiden. Presiden, kata dia, punya hak dan wewenang menunjuk, memberhentikan atau reshuffle anggota kabinetnya.
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?