Ia berharap berharap kelompok masyarakat berperan aktif melaukan pengawasan. Bawaslu NTB menyadari tidak bisa menciptakan pemilu yang aman dan kondusif tanpa keterlibatan semua komponen bangsa.
Foto : Akademisi UIN Mataram Agus (polhukam.id)
Sementara, akademisi UIN Mataram Agus menjelaskan bahwa masyarakat memiliki ruang untuk bersinergi dengan Bawaslu dalam mengawasi Pemilu 2024.
"Bawaslu memiliki wewenang yang terbatas dalam mengawasi dan menindak pelanggaran Pemilu, sehingga memang perlu kolaborasi dengan masyarakat untuk menciptakan Pemilu yang berintegritas,” katanya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: metrontb.com
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?