HALLO.DEPOK.ID - Bansos dan Politik: Mengapa Jokowi Tidak Libatkan Risma? Analisis Politik dan Kinerja
Pada akhir Januari 2024, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan bantuan sosial (bansos) di beberapa daerah tanpa melibatkan Menteri Sosial Tri Rismaharini.
Politikus PDI-P, Aria Bima, menyatakan dugaannya bahwa keputusan ini mungkin dilatarbelakangi oleh ketakutan bahwa Risma tidak bisa diatur, menguatkan argumen bahwa bansos terkini hanya untuk kepentingan politik.
Aria Bima menyoroti fakta bahwa Presiden sebelumnya memilih Risma sebagai Menteri Sosial, dan pengabaian terhadapnya dalam pembagian bansos menimbulkan pertanyaan besar.
Dalam pandangannya, Risma seharusnya dianggap layak dan cocok untuk mengurus persoalan sosial, termasuk pembagian bansos, kecuali jika ada standar kinerja yang buruk.
Namun, Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, membantah ada kaitan dengan status kepartaian Risma sebagai kader PDI Perjuangan (PDI-P).
Baca Juga: Viral! Mahfud Ajukan Surat Pengunduran diri Ke Jokowi
Menurutnya, pembagian bansos yang tidak melibatkan Risma lebih terkait dengan cadangan pangan dan melibatkan Badan Urusan Logistik (Bulog) serta Badan Pangan Nasional.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?