Adib, sapaan akrabnya menilai ada unsur politik dalam keputusan BUMN tidak mensponsori Formula E.
"Sebab, Formula E merupakan pergelaran milik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan," ujar Adib dilansir dari GenPI.co, Sabtu (4/6).
Adib menilai memang ada peran Presiden Jokowi dalam perhelatan Formula E.
Namun, peran Anies dalam perhelatan tersebut lebih besar ketimbang Jokowi.
"Pemerintah memberikan anggaran dan membebaskan tanah," jelasnya.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?