Deddy tidak memungkiri bahwa PDIP dan Prabowo ada potensi bersatu di kemudian hari. Sebab, menurutnya PDIP dan Gerindra tidak punya hubungan permusuhan.
"Emangnya kita ada permusuhan dengan Gerindra? Kan enggak ada. Kita berkompetisi dalam pemilu yang konstitusional. Gak ada masalah kita dengan Gerindra," kata Deddy kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/3/2024).
Dia mengungkapkan bahwa singgungan yang selama ini terjadi antara PDIP dengan kubu Prabowo hanya bagian dari kompetisi pilpres. Di luar itu, hubungan PDIP dengan Prabowo sangat baik dan dekat.
"Loh emang kita pernah jauh? Enggak pernah renggang. Namanya kompetisi yang konstitusional," ucapnya.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?