Atas dasar itu, Pangi merasa yakin tak hanya PDIP yang akan diajak gabung ke koalisi oleh Prabowo. Namun, Partai Nasdem dan yang lainnya pun diajak untuk bergabung.
Menurutnya, langkah ini penting dalam rangka mengawal program dan kebijakan Prabowo-Gibran berjalan dengan baik.
“Supaya tidak terjadi deadlock di parlemen. Dengan merangkul Nasdem dan PDIP tentu akan memperkuat stabilitas politik pemerintahan Prabowo ke depannya,” pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?