"Memang kondisi Jakarta makin enggak enak dan seterusnya, cuman kita harus mampu hidup di sana sebelum betul-betul punya kemampuan membangun IKN sampai selesai," imbuhnya.
Lebih lanjut, ia merasa program makan siang gratis yang akan memakan dana sebesar Rp450 triliun setiap tahunnya lebih penting dikerjakan demi membangun Indonesia untuk generasi mendatang.
"Makan siang gratis lebih penting untuk saya, karena ini (untuk) generasi yang akan datang membangun Indonesia, kok. Kalau punya penduduk banyak tapi bodoh-bodoh kan sebuah masalah. Saya sangat yakin soal itu," pungkasnya.
Sumber: populis
Artikel Terkait
Reshuffle Kabinet Prabowo Mencuat: Juda Agung Gantikan Thomas Djiwandono, Sugiono Naik Jabatan?
Menteri Muda Zaman Now Cuma Seperti Barbie? Analisis Pedas Sejarawan JJ Rizal
Menteri PU Terbata-bata di DPR: Skema Anggaran Bencana Ternyata Pakai Utang Dulu?
Prodem Peringatkan Prabowo: Pindahkan Polri dari Bawah Presiden, Ini Risiko Malapetaka yang Mengintai!