“Kalau berkhianat kepada partai itu sudah biasa sebagai bagian dari dinamika organisasi partai,” kata Hasto.
Ia pun mengatakan jika prosesnya berjalan normal dan demokratis itu mungkin rakyat bisa melihat adanya kebenaran.
“Tapi kemudian itu mendasari abuse of power dari penyelenggaraan kekuasaan negara, sumber-sumber daya negara, alat-alat negara, inilah yang dipersoalkan oleh PDIP,” ujar Hasto.
Sumber: tempo
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?