POLHUKAM.ID - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto membeberkan kecurangan-kecurangan dalam Pemilu 2024. Hal tersebut disampaikan Hasto dalam diskusi yang bertajuk "Membuka Kotak Pandora Sirekap Saksi Bisu Kejahatan Pilpres 2024" di Kawasan SCBD, Jakarta, Minggu (7/4).
Hasto menyoroti ketidaknetralan aparat negara.
"Lalu Kotak pandora yang ketiga adalah ketika aparatur negara yang seharusnya netral, ini tidak netral. Begitu banyak intimidasi, itu terbuka dan tidak mungkin itu tanpa suatu perintah yang tertinggi," kata Hasto.
Hasto menegaskan, partai berlambang banteng itu sangat bangga dengan TNI dan Polri. Namun TNI dan Polri yang menjaga supremasi hukum.
"Kami meluruskan bahwa PDI perjuangan ini loyal bagi bangsa dan negara, kami cinta merah putih, kami cinta TNI dan Polri, tetapi TNI yang dipakai untuk membela kedaulatan negara kita, menjaga kekuatan perdamaian dunia, dan Polri yang menjaga supremasi hukum, bukan supremasi keluarga Pak Jokowi," ucapnya.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?
Masa Depan Suram PSI? Analis Beberkan Risiko Fatal Andalkan Jokowi dan Kaesang