Ia mencontohkan di Amerika Serikat, pembentukan Presidential Club hanya sebatas lembaga amal bukan digunakan untuk menjadi penasihat presiden.
"Di Amerika misalnya, PC sebenarnya tidak jauh berfungsi sebagai lembaga amal, bukan lembaga atau struktur yang dibentuk presiden terpilih dan digunakan sebagai penasihat presiden. Jadi, PC ala Prabowo lebih pada gimmick politik,” tutupnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Luhut Bongkar Masalah OJK: Komisioner Terlalu Berkuasa, Respons Lambat, Ini Solusinya!
Misteri Penolakan Demokrat: Strategi Rahasia Amankan Jalan AHY ke Pilpres 2029?
Presiden Prabowo Minta Kumpulkan Video Ejekan ke Program Makan Bergizi Gratis, Ini Pencapaiannya yang Mengejutkan!
Prabowo-Gibran 2 Periode di 2029: Strategi Jokowi Selamatkan Citra Keluarga?